Kamar mandi yang bersih dan terawat tentu akan memberi kesan yang positif bagi tamu yang berkunjung. Namun karena kondisinya yang lembab membuat ruangan ini memerlukan perawatan ekstra.

Ya, sekalipun setiap hari Anda rutin membersihkannya dengan sikat dan cairan pembersih khusus, tetap saja ada noda membandel yang sulit dihilangkan di kamar mandi. Untuk itu Anda perlu melakukan pembersihan ekstra untuk lantai dan furnitur yang ada di kamar mandi. Setidaknya sebulan sekali.

Kamar Mandi Bersih

Dan seperti yang dikutip dari Real Simple dan HGTV, contek teknik membersihkan kamar mandi yang benar berikut ini.

Shower dan Bak Mandi
Pada permukaan shower yang mengaliri air dari selang lama kelamaan akan muncul kerak. Hilangkan kerak tersebut dengan cairan pembersih alami dan peralatan sederhana. Caranya bungkus kepala shower dengan plastik yang diisi air cuka putih. Diamkan semalam dan bilas dengan air keesokan paginya.

Sementara untuk pintu kamar mandi, Anda bisa membersihkan bekas uap dan busa sabun yang menempel menggunakan beberapa tetes campuran cuka putih dan baking soda. Diamkan satu jam dan gosok dengan lap mikrofiber. Bilas dan lap hingga kering.

Untuk bak mandi, selain menggosok permukaan bak setiap minggu, Anda perlu melakukan pembersihan ekstra. Pertama, isi dengan air panas dan kemudian kemudian dikuras. Setelah itu gunakan cairan pembersih kamar mandi dan diamkan selama 15 menit sebelum digosok dan dibilas.

Lantai dan Dinding Keramik
Permukaan lantai yang kerap kali basah dan sering diberi cairan pembersih berbahan kimia membuat nat keramik rentan kotor dan pecah. Untuk menghindari perkembangbiakan bakteri, tutup lubang nat setiap enam bulan sekali.

Sementara untuk bagian keramik yang ada di lantai dan dinding, Anda bisa menyemprotkan pembersih serbaguna. Isi bak mandi dengan air panas untuk membuat uap air bercampur dengan cairan pembersih. Biarkan selama 20 menit, kemudian lap menggunakan lap bersih atau mikrofiber. Bagian lantai juga perlu di lap setelah dinding selesai dibersihkan.

Toilet
Mulai bersihkan permukaan toilet dengan menuangkan secangkir baking soda dan diamkan beberapa menit. Setelah itu gosok dan bilas. Untuk noda membandel, Anda bisa menggosoknya dengan batu apung basah yang dipercaya bisa menghilangkan kerak.

Wastafel
Tuangkan cuka putih atau baking soda ke seluruh permukaan wastafel hingga ke dalam saringan air, kemudian bilas dengan air panas. Untuk keran air, bersihkan dengan tisu basah desinfektan yang bisa mengangkat bakteri.

Tips: Oleskan baby oil pada sabun mandi batang untuk menjaga agar sabun cuci tidak lengket pada wadahnya.

Teknik Bersihkan Kamar Mandi agar Bersih Maksimal

Kamar mandi yang bersih dan terawat tentu akan memberi kesan yang positif bagi tamu yang berkunjung. Namun karena kondisinya yang lembab membuat ruangan ini memerlukan perawatan ekstra.

Ya, sekalipun setiap hari Anda rutin membersihkannya dengan sikat dan cairan pembersih khusus, tetap saja ada noda membandel yang sulit dihilangkan di kamar mandi. Untuk itu Anda perlu melakukan pembersihan ekstra untuk lantai dan furnitur yang ada di kamar mandi. Setidaknya sebulan sekali.

Kamar Mandi Bersih

Dan seperti yang dikutip dari Real Simple dan HGTV, contek teknik membersihkan kamar mandi yang benar berikut ini.

Shower dan Bak Mandi
Pada permukaan shower yang mengaliri air dari selang lama kelamaan akan muncul kerak. Hilangkan kerak tersebut dengan cairan pembersih alami dan peralatan sederhana. Caranya bungkus kepala shower dengan plastik yang diisi air cuka putih. Diamkan semalam dan bilas dengan air keesokan paginya.

Sementara untuk pintu kamar mandi, Anda bisa membersihkan bekas uap dan busa sabun yang menempel menggunakan beberapa tetes campuran cuka putih dan baking soda. Diamkan satu jam dan gosok dengan lap mikrofiber. Bilas dan lap hingga kering.

Untuk bak mandi, selain menggosok permukaan bak setiap minggu, Anda perlu melakukan pembersihan ekstra. Pertama, isi dengan air panas dan kemudian kemudian dikuras. Setelah itu gunakan cairan pembersih kamar mandi dan diamkan selama 15 menit sebelum digosok dan dibilas.

Lantai dan Dinding Keramik
Permukaan lantai yang kerap kali basah dan sering diberi cairan pembersih berbahan kimia membuat nat keramik rentan kotor dan pecah. Untuk menghindari perkembangbiakan bakteri, tutup lubang nat setiap enam bulan sekali.

Sementara untuk bagian keramik yang ada di lantai dan dinding, Anda bisa menyemprotkan pembersih serbaguna. Isi bak mandi dengan air panas untuk membuat uap air bercampur dengan cairan pembersih. Biarkan selama 20 menit, kemudian lap menggunakan lap bersih atau mikrofiber. Bagian lantai juga perlu di lap setelah dinding selesai dibersihkan.

Toilet
Mulai bersihkan permukaan toilet dengan menuangkan secangkir baking soda dan diamkan beberapa menit. Setelah itu gosok dan bilas. Untuk noda membandel, Anda bisa menggosoknya dengan batu apung basah yang dipercaya bisa menghilangkan kerak.

Wastafel
Tuangkan cuka putih atau baking soda ke seluruh permukaan wastafel hingga ke dalam saringan air, kemudian bilas dengan air panas. Untuk keran air, bersihkan dengan tisu basah desinfektan yang bisa mengangkat bakteri.

Tips: Oleskan baby oil pada sabun mandi batang untuk menjaga agar sabun cuci tidak lengket pada wadahnya.

No comments:

Post a Comment